JOGOTIRTO – Dampak El-Nino sehingga menyebabkan kemarau berkepanjangan sangat berpengaruh pada jadwal tanam di bulak sawah Kalurahan Jogotirto, sehingga banyak kelompok tani yang melakukan pengunduran jadwal tanam padi di Musim Tanam pertama ini. Hal ini sangat berhubungan erat dengan ketersediaan air di lahan sawah, karena mulai dari olah lahan, persemaian dan penanaman memerlukan air yang cukup, sedangkan untuk pengaliran air perlu dilakukan pergiliran karena debit air yang kecil di kali opak yang merupakan sumber air untuk lahan sawah di Kalurahan Jogotirto.
Atas dasar pentingnya koordinasi pengelolaan air tersebut, maka pada tanggal 13 Desember 2023, Kalurahan Jogotirto, mengadakan pertemuan untuk anggota P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air), karena juga banyak aduan mengenai jaringan irigasi yang kurang layak dan perlu untuk dilakukan rehabilitasi agar air dapat mengaliri bulak sawah paling selatan di Kalurahan Jogotirto seperti Klampengan, Krasaan. Masukan dan saran yang diajukan oleh petani akan ditindak lanjuti oleh ulu-ulu yang bertanggungjawab terhadap bidang pertanian di Kalurahan Jogotirto.
